Budidaya burung puyuh sangat rentan pada periode starter (umur 2-3 minggu) dimana kematian (mortalitas) bisa mencapai 80%, salah satunya akibat kontaminasi bakteri Salmonella. Inovasi ini mengembangkan “antibiotik” alami dari kulit buah naga (Hylocereus sp), yang murah dan lebih aman bagi ternak dan manusia. Tingkat mortalitas burung puyuh yang diberi ekstrak kulit buah naga dalam air minumnya adalah 1,6% dan pertambahan bobot badan 2,83 gram/ekor/hari.

Read More

AFA (Amino Acid Fish Aggregation) adalah alat pengumpul ikan, dengan memanfaatkan indera penciuman dan pengecapan ikan terhadap rangsangan asam amino. AFA dilengkapi dengan sprayer untuk menyebarkan asam amino pada perairan sekitar agar ikan tetap berkumpul di sekitar nelayan. AFA dapat menggantikan fungsi Fish Aggregating Device (FAD) atau rumpon, yang seringkali mengganggu jalur pelayaran kapal, selain juga berat dan terikat ke lokasi. AFA bersifat portabel dan mudah dipindahkan.

Read More

Saus tiram semakin digemari oleh masyarakat Indonesia, dan saat ini masih harus diimpor dengan harga yang relatif tinggi. Inovasi ini mengembangkan produk substitusi saus tiram dengan bahan baku kerang bulu (Anadara antiquata) yang tersedia melimpah di perairan pasang-surut di Indonesia. Produk “analog” saus tiram dari kerang bulu yang dihasilkan tidak kalah enaknya dibanding saus tiram asli dari tiram (oyster).

Read More

Umbi kentang kultivar IPB ini cocok untuk dikonsumsi untuk membuat sayuran seperti sop, sambal goreng, perkedel, rendang, semur dan gado-gado. Umbi kentang berbentuk bulat lonjong, berukuran relatif besar yaitu100 g, daging umbinya bewarna kuning dan rasanya sangat enak. Kentang ini mempunyai produktivitas sekitar 25 ton tiap hektar, umur panen 3 bulan dan lebih tahan terhadap penyakit layu dibandingkan dengan varietas sejenis, dan sesuai ditanam dengan kondisi iklim dan lingkungan di Indonesia.

Read More

Inovasi ini mengembangkan formulasi bakteri endofit yang terpilih dengan bahan tambahan yang berfungsi sebagai biopestisida daun. Biopestisida ini berfungsi mengendalikan nematoda parasit dan pathogen tertular tanah lainnya; sekaligus dapat memicu pertumbuhan tanaman pangan, hortikultura maupun perkebunan.

Read More

Bahan kemasan pangan yang “pintar” (Smart Food Packaging-Intelligent Food Packaging / SP-IP) bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan jaminan keamanan produk pangan yang dikemasnya. SP-IP yang ditawarkan adalah komposit film berukuran nano yang diperoleh dengan cara menggabungkan selulosa dan asam polilaktat. Selulosa yang digunakan pada teknologi ini adalah selulosa yang diisolasi dari bagas tebu. Inovasi ini menghasilkan SP-IP dengan karakteristik mekanik yang baik.

Read More

Inovasi ini menjawab tantangan bagi penyediaan ayam kampung pedaging dengan pertumbuhan baik dengan memanfaatkan pakan berbasis dedak padi. Seleksi G1 pada seleksi pertama, menghasilkan bobot badan berkisar 905 -1.100 gram. G2 menghasilkan bobot potong 935-1250 kg pada umur 10 minggu. Hasil seleksi ketiga, menghasilkan bobot badan ayam 537-1050 G3 lebih rendah dibanding G1 dan G2. Karkas ayam G3 mencapai 68% dengan kualitas daging yang empuk dan layak sebagai ayam lokal pedaging.

Read More

Vibriosis adalah penyakit umum dalam pembudidayaan udang Vaname (Litopenaeus vannamei) baik usaha pembenihan dan pembesaran. Pemberian imunostimulan merupakan cara yang dianjurkan untuk mengendalikan penyakit vibriosis melalui peningkatan sistem imun non-spesifik udang vaname berbasis food safety. Inovasi ini memanfaatkan rumput laut Gracilaria verrucosa sebagai bahan imunostimulan, karena memiliki kandungan senyawa antibakterial dan antivirus yang efektif untuk infeksi virus Vibrio harveyi.

Read More

Inovasi yang diusulkan adalah penggunaan gas CO2 konsentrasi tinggi yang berasal dari dry ice untuk menghilangkan rasa sepat buah kesemek tipe astringent yang berasal dari tanin. Perlakuan gas CO2 ini dapat menggantikan proses perendaman dengan air kapur dalam proses pematangan, menurunkan kadar tanin dari 0.298% menjadi 0.021% di bawah ambang batas yang bisa diterima yaitu 0.1%, dan menghasilkan buah kesemek berwarna jingga segar tanpa “bedak kapur” , dengan kemanisan 20.5o Brix.

Read More

Inovasi produk snackbar ini mengembangkan makanan selingan tinggi kalsium (409mg/100g), dengan memanfaatkan potensi pangan lokal tepung jagung (Zea mays) dan tepung kepala ikan lele dumbo (Clarias gariepinus) sebagai upaya alternatif mencegah osteoporosis. Produk ini dikhususkan untuk mendukung produktifitas pekerja, karena masalah kekurangan kalsium tercatat paling banyak pada usia dewasa.

Read More