Bentuk vitamin umumnya berupa cairan yang dicampurkan ke pakan, kemudian dikeringkan kembali dan dilakukan setiap kali pemberian pakan. Proses ini tidak efisien, butuh waktu lama, dan hasilnya tidak merata. Mesin pencampur dan pengering pakan elektromekanik ini bisa secara sekaligus mencampur dan mengeringkan pakan dengan kapasitas besar dalam satu kali proses pencampuran. Waktunya lebih singkat dibandingkan cara‐cara konvensional yang dilakukan selama ini.

Read More

Susu adalah bahan pangan yang tingkat konsumsinya meningkat 1,6% per tahun. Produksi lokal baru bisa memenuhi 30% dari permintaan susu Indonesia. Daun katuk, terbukti dapat memperlancar ASI. Hal yang sama dapat berlaku pada sapi ternak. Uji laboratorium menunjukkan, merebus daun katuk dapat menyisakan senyawa non‐polar dan menghilangkan senyawa polar yang cenderung memberikan efek samping. Pemberian katuk meningkatkan produksi susu sebesar 35%, dengan komposisi nutrisi yang bagi peternak sapi.

Read More

Pengolahan yang berkelanjutan limbah sayuran menjadi wafer merupakan solusi mengatasi jumlah limbah yang semakin meningkat. Wafer limbah sayuran mempunyai nilai kandungan Protein Kasar (15,58%), Serat Kasar (31,55), Lemak Kasar (0,96%) dan Beta N (35,48%). Domba yang diberi 50% wafer limbah sayur dan 50% rumput lapang bertambah bobot badanya sebesar 137,30 g/ekor/hari atau 24% lebih tinggi dari yang hanya diberi pakan wafer rumput lapang (110,71 g/ekor/hari).

Read More

Salah satu penyakit pada udang vannamae adalah IMNV (Infectious Myonecrosis Virus). Suplemensinbiotik ini diberikan melalui pakan udang sehingga mudah diaplikasikan. Pada uji tantang dengan memberikan pakan udang yang terinfeksi IMNV, udang menjadi lebih tahan. Selain itu rasio konversi pakan, total hemosit dan indeks fagostik juga lebih baik dibandingkan dengan udang yang tidak diberikan sinbiotik.

Read More

Mastitis (radang ambing) adalah penyakit utama pada ternak sapi perah yang paling merugikan peternak. Kerugian yang dialami peternak sapi perah di seluruh dunia akibat mastitis mencapai US$10 milyar/tahun. Kasus mastitis di Indonesia di perkirakan sekitar 85% dari total populasi sapi perah. Dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian tepung daun sirih yang dicampur dengan konsentrat dapat megobati mastitis serta meningkatkan produksi bahan kering susu pada sapi perah.

Read More

Tanaman di alam bekerjasama dengan rizobakteri di permukaan tanah (rizosfer). Isolat Rhizobacteria Pseudomonas sp terbukti bisa digunakan sebagai agen hayati untuk mengendalikan penyakit akar yang disebabkan cendawan Sclerotium rolfsii, Fusarium oxysporum, dan Rhizoctonia solani. Aplikasinya melalui seed coating pada biji‐biji tanaman sebelum di tanam, sederhana, mudah dilakukan. Penggunaan agen hayati alami, tentu lebih aman dibandingkan penggunaan bahan kimia pembasmi hama.

Read More

Mi instan umumnya berbahan terigu dan diminati karena praktis dan ekonomis. Mi glosor merupakan mi berbahan dasar sagu aren yang banyak di konsumsi oleh penduduk di daerah sekitar kota Bogor, Sukabumi, dan Cianjur. Mi ini juga di kenal dengan sebutan mi gleuseur, mi leor atau mi sruput. Dengan teknik pengeringan serta perpaduan tepung sagu dan labu dapat dihasilkan mi glosor instan yang kaya provitamin A (beta karoten) dan aman bagi penderita diabetes karena rendah glikemik.

Read More

Kementerian Kelautan dan Perikanan menargetkan jumlah produksi ikan mas tumbuh sebesar 31% di tahun 2014. Inovasi ini telah menghasilkan generasi pertama (F1) yang tumbuh cepat menggunakan teknologi transgenesis dan tahan terhadap KHV. Persilangan lebih lanjut dilakukan untuk menghasilkan ikan yang homozigot untuk memperoleh induk ikan mas yang dapat menghasilkan keturunan semua transgenik. Ikan transgenik keturunan kedua yang memiliki kedua karakter tersebut telah berhasil diperoleh .

Read More

Keju merupakan sumber protein dan kalsium yang digemari. Inovasi pada produk keju lunak ini dilakukan dengan mengganti lemak susu dengan minyak jagung atau minyak bekatul dalam susu sapi skim. Kandungan asam lemak linoleatnya 41,5% dan linoleatnya 3,9% cukup tinggi, dan memiliki fungsi yang baik untuk menurunkan total kolesterol dalam darah. Proses pembuatannya menggunakan starter Streptococcus lactis sp., Bifidobacteria longum, dan rennet dari Marschall kapang Mucor meihei.

Read More

Mikroalga Spirulina merupakan biota perairan yang kaya zat gizi seperti protein, asam lemak tak jenuh, beta‐karoten,vitamin serta mengandung biopigmen yang dapat dijadikan sebagai pewarna alami. Selama ini Spirulina hanya dijadikan produk suplemen kesehatan. Padahal Spirulina dapat dikembangkan sebagai biskuit, makanan yang digemari masyarakat luas.
Biskuit Spirulina berwarna hijau alami, berkadar protein tinggi, kaya gizi dan aktivitas antioksidan.

Read More