APIFA merupakan bagian integral dari Climate Change Adaptation (CCA) yang dalam bahasa Indonesia disebut Adaptasi Perubahan Iklim (API), yang terfokus pada anak sebagai target penerima manfaat. Sejauh ini pengembangan strategi API berbasis sektor dan wilayah. APIFA mengembangkan metode C4RA (Child Centered Climate Change Risk Assessment) dalam penyusunan pilihan aksi API, yang mempertimbangkan kebutuhan dan peran serta anak sebagai agen perubahan pembangunan.

Read More

Penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS) sering tidak berfungsi karena tingginya suhu di dalam kotak penyimpanan baterai, yang juga memperpendek umur baterai. Inovasi ini melengkapi PJU-TS dengan Automatic Cooling Fan (ACF) untuk menstabilkan suhu ruangan dalam kotak penyimpanan baterai yang lokasinya jauh di atas tiang. Selanjutnya, kondisi di setiap PJU-TS (lampu, baterai dan sebagainya) dapat dimonitor melalui internet.

Read More

Inovasi ini menyediakan sistem pendukung keputusan berbasis web untuk pemilihan jenis kemasan. Sistem dapat memudahkan produsen dalam memilih jenis kemasan yang tepat pada produk penganan. Kandungan lemak, kandungan air, umur simpan, penggunaan pengawet, dan ketahanan oksidasi digunakan sebagai parameter untuk menentukan jenis dan desain kemasan secara cepat dan efisien. Hasil pengujian menunjukkan sistem dapat berfungsi sesuai dengan hasil yang diharapkan.

Read More

Mulsa adalah material penutup tanaman budidaya yang digunakan untuk menjaga kelembaban tanah serta menekan pertumbuhan gulma dan penyakit agar tanaman tumbuh dengan baik. Material mulsa umumnya terbuat dari plastik sehingga bisa menimbulkan masalah bagi lingkungan. Inovasi ini memanfaatkan limbah klobot jagung yang dicampurkan dengan polimer LLDPE dengan perbandingan 30 : 70, untuk menghasilkan mulsa yang memiliki ketahanan panas dan biodegradabilitas yang baik.

Read More

Inovasi ini memanfaatkan limbah kulit ikan tuna yang mengandung kolagen sebagai sumber gelatin. Kulit ikan tuna mempunyai kandungan kolagen lebih tinggi dibandingkan bagian tulang atau sisik. Proses pembuatannya pun lebih cepat dan sederhana. Produksi gelatin dengan kulit ikan tuna memenuhi standar kualitas, dari segi rendemen, pH, viskositas, maupun sifat-sifat fisik, dan kimia lainnya.

Read More

Polimer Polyvinyl alcohol (PVA) yang banyak digunakan, sulit terdegradasi dan harganya mahal. Inovasi ini membuat film nanokomposit dengan metode solvent casting, dari polimer PVA dan biopolimer kitosan, yang ditambahkan dengan TKKS, sebagai penguat produk komposit. Hasil pengujian menunjukkan film nanokomposit memiliki karakteristik fisik dan mekanik yang lebih baik dibandingkan campuran polimer PVA dan kitosan saja. Penambahan nanoserat TKKS meningkatkan degradabilitas dan sifat termalnya.

Read More

Inovasi ini memanfaatkan spent bleaching earth sebagai bahan pengganti perekat dalam pembuatan paving block, agar mengurangi dampak buruk dari limbah padat SBE. SBE diambil dari residu minyak hasil produksi biodiesel secara in-situ. Formula pencampuran 20% SBE pada semen, menghasilkan paving block yang memiliki nilai kuat tekan 15,34 MPa, sehingga cocok digunakan untuk pejalan kaki. Paving block tahan terhadap korosi berdasarkan uji natrum sulfat, dan memiliki konduktivitas panas yang tinggi.

Read More

Inovasi ini menggunakan sehelai benang katun untuk menganalisis sampel darah. Proses analisis hanya 30 detik dengan jumlah darah analit hanya 1-3 µL. Perangkat ini memanfaatkan agen anti penggumpal darah EDTA (ethylene diamine tetraacetic) pada ujung inlet dan pereaksi bromokresol hijau pada ujung outlet benang untuk menentukan albumin dalam plasma darah secara cepat dan efisien. Inovasi ini cocok untuk daerah terpencil, karena prosedur analisisnya sederhana dan tidak membutuhkan sumber listrik.

Read More

Kulit kayu surian mengandung beberapa senyawa flavonoid seperti katekin, epikatekin, dan procyanidin, yang memiliki aktivitas penghambatan enzim a-glukosidase. Enzim ini berperan dalam mekanisme terjadinya diabetes mellitus. Hasil uji in-vivo menggunakan tikus menunjukkan ekstrak kulit surian mampu menurunkan kadar gula darah sampai 72%, lebih baik dibandingkan obat Glibenklamid yang hanya 31%. Ekstrak kulit surian juga bisa memperbaiki sel ß pankreas sebagai penghasil insulin.

Read More

Inovasi ini mengembangkan kultur hepatosit dari jaringan hati tupai Tupaia sp., yang memilki kemiripan fungsi fisiologis dan patologis dengan hati manusia. Kultur hepatosit terbukti efektif sebagai media replikasi dan propagasi virus hepatitis B. Keberhasilan pengembangan kultur, didukung oleh status konservasi hewan tupai, yang tidak dilindungi. Inovasi ini dapat menyelesaikan kelangkaan model in-vitro, dan menunjang penelitian yang berkaitan dengan Hepatitis B di Indonesia.

Read More